Proteksi Diri, Aparatur Nagari Panampuang Diasuransikan BNI Life

Masa depan tidak pernah bisa diprediksi. Ada begitu banyak risiko di dalam kehidupan yang terkadang tidak bisa diprediksi. Kondisi kesehatan seseorang hari ini belum tentu dapat terjamin akan sama untuk ke dua sampai tiga tahun berikutnya. Kerugian atau kecelakaan yang bisa terjadi di masa depan memang samar, akan lebih baik jika Anda menyiapkan berbagai kemungkinan tersebut. Pasalnya, manusia pasti mengalami yang namanya sakit atau kematian, ini lah pengantar awal yang disampaikan oleh Rangga Prastiko perwakilan BNI Life yang sengaja datang dari Jakarta ketika menyampaikan Sosialisasi Asuransi BNI Life dihadapan Penggiat Desa dan Perangkat Nagari Panampuang yang dilaksanakan di salah satu Rumah Gadang di Nagari Panampuang Senin (16/9)
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Kerja sama antara Kementrian Desa PDTT dengan BNI Life yang merupakan anak perusahaan BNI 46. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama BNI Life Insurance Shadiq Akasya dan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes Taufik Madjid dan disaksikan Mendes Eko Putro Sandjojo, serta Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Adi Sulistyowati, baru-baru ini.
Target Pemerintah melalui Kementrian Desa PDTT adalah mengasuransikan seluruh para penggiat desa yang meliputi Pendamping Desa, Aparatur Desa atau Nagari dan Pengelola BUMNag, dan juga menjadikan asuransi ini sebagai unit usaha BUMNag.
Febby Datuak Bangso yang merupakan Staf Khusus Menteri Desa, yang ikut hadir serta menfasilitasi kegiatan sosialisasi ini menyampaikan Dengan diasuransikannya penggiat desa atau Nagari maka beban pemerintah dalam penanggulangan kesehatan dan kehidupan sosial dapat berkurang. Mari bersama-sama kita edukasi masyarakat tentang apa dan bagaimana manfaat asuransi dalam kehidupan. Asuransi bermanfaat untuk melindungi diri . Keikutsertaan dan memilih premi, sesuai kemampuan. Dapat kita bayangkan , dengan jumlah desa 74.957 dan puluhan ribu pendamping desa dan aparatur desa di seluruh Indonesia, bila bergerak melakukan Gerakan Desa Sadar Asuransi, maka ini akan membantu kehidupan dan mendatangkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pendamping desa dan Aparatur Nagari. Sehingga, bekerja tak lagi dalam kecemasan jika terjadi peristiwa buruk dalam diri. Kecelakaan, sakit dan kematian. Semua menjadi pertanggungan pihak Asuransi. Asuransi dalam pepatah Minang adalah maminteh sabalun hanyuik, ujar Febby Datuak Bangso.
Walinagari Panampuang Zulhendra, S.HI yang hadir dalam kegiatan ini memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementrian Desa dan BNI Life yang telah memasukan seluruh perangkat Nagari sebagai peserta asuransi BNI Life ini, dan akan menjadikan Nagari Panampuang sebagai Pilot Desa Sadar Asuransi, apalagi saat ini Nagari Panampuang mendapatkan CSR dari BNI 46 berupa perbaikan salah satu posyandu, dan nantinya Posyandu ini akan kita jadikan Agen 46 dan Asuransi BNI Life, ungkap Zulhendra.
Turut hadir dalam kegiatan ini Perwakilan BNI Life Sumbar Riau, Perwakilan Wilayah BNI 46 Sumbar, Perwakilan cabang BNI 46 Bukittinggi, Korprof Pendamping Wilayah P3MD Sumbar, Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Agam, 50 Kota, Pasaman, Tanah Datar, Pariaman serta perwakilan pengelola BUMNag se Sumatra Barat.

Diakhir kegiatan dilaksanakan secara simbolis penyerahan Voucher Premi Gratis dari BNI Life untuk Walinagari, berserta Perangkat dan Wali Jorong se Panampuang, Pendamping Desa dan pengelola BUMDes/BUMNag.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *