Maksimalkan Kegiatan Dana Desa, Pemerintah Nagari Panampuang Latih TPK, TPHP dan Pelaksana Kegiatan

Sebagaimana yang kita ketahui Dana Desa yang dialokasikan Pemerintah Pusat ke Nagari atau Desa bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan ekonomi di Nagari seperti kemiskinan bisa dikurangi, angka pengangguran bisa diturunkan, membantu pemberdayaan dan pemerataan pembangunan dan hasilnya serta membangun infrastruktur dan menciptakan lapangan kerja baru serta kualitas hidup manusia.

Untuk itu alokasi dana desa yang digunakan harus secara konsisten dan terkendali, setiap kegiatan yang menggunakan dana desa harus melalui beberapa tahapan, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi yang jelas dan berdasarkan prinsip segala bentuk laporan yang dibuat harus transparans dan dapat dipertanggung jawabkan.

Untuk memaksimalkan kegiatan yang dialokasikan dari Dana Desa, salah satu bentuk perencanaan yang harus dilaksanakan yaitu melatih para pihak yang terlibat dalam kegiatan seperti Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Tim Penerima Hasil Pekerjaan (TPHP) dan Pelaksana Kegiatan. Untuk itu bertempat di aula Kantor Nagari, Kamis (27/2) Pemerintah Nagari Panampuang melaksanakan pelatihan yang diikuti oleh TPK, TPHP dan Pelaksana kegiatan serta Wali Jorong sebanyak 30 orang dengan menghadirkan Narasumber M. Riza Pahlevi dari Tenaga Ahli bidang Infrastruktur P3MD Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Geni Adrianti dan Susilawati dari Pendamping Desa, dan Zuheldi dari LPM Nagari Panampuang.

Walinagari Panampuang Zulhendra, S.HI dalam sambutannya ketika membuka pelatihan ini menyampaikan bahwa tahun 2020 ini melalui Peraturan Nagari Panampuang Nomor 5 Tahun 2019 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari Panampuang tahun 2020, Pemerintah Nagari Panampuang mengolakasikan 4 (empat) kegiatan pembangunan Infrastruktur yang bersumber dari Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, yaitu Rehab TK/PAUD, Rehab TPA/MDA dan peningkatan jalan Usaha Tani dan Jalan Lingkung. Agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan maksimal dan tidak muncul permasalahan baik itu mulai dari pelaksanaan dilapangan sampai nanti kepada pembuatan laporan, maka terlebih dahulu para pihak yang terlibat sebagai pelaksana seperti TPK, TPHP dan Wali Jorong kita latih terlebih dahulu dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten, ujar Zulhendra, S.HI

Terkait dengan materi yang disampaikan nantinya menurut M. Riza Pahlevi dari Tenaga Ahli P3MD Kementerian Desa PDTT, kita akan lebih titik beratkan kepada Tugas, Pokok dan Fungsi serta Pelaporan Kegiatan sesuai dengan regulasi yang ada, karena yang terpenting saat ini adalah laporan yang terkendali dan terinci sesuai dengan format yang tersedia agar tertib administrasi sehingga bisa dipertanggung jawabkan nantinya, sementara itu untuk mekanisme pekerjaan fisiknya sesuai dengan Gambar dan Desaign dan RAB akan dijelaskan oleh tim teknis yaitu berasal dari LPM Nagari Panampuang Zuheldi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *